-
Mengapa APAR Perlu Diisi Ulang?
- Setiap tabung pemadam api memiliki bahan pemadam yang bisa berkurang seiring waktu karena penggunaan, kebocoran, atau proses difusi. Jika bahan pemadam berkurang atau habis, tabung perlu diisi ulang untuk memastikan kinerjanya dalam menghadapi kebakaran.
- APAR juga perlu diisi ulang jika indikator tekanan menunjukkan bahwa gas atau bahan pemadam di dalam tabung telah berkurang.
-
Kapan Waktu yang Tepat untuk Isi Ulang APAR?
- Setelah Digunakan: Jika APAR telah digunakan untuk memadamkan kebakaran, meskipun hanya sedikit, pastikan untuk segera mengisi ulang tabung, bahkan jika bahan pemadam tidak habis sepenuhnya.
- Pemeriksaan Rutin: Lakukan pemeriksaan secara rutin (minimal setiap 6 bulan) untuk memastikan bahwa bahan pemadam masih dalam jumlah yang cukup, dan pastikan tekanan pada indikator berada di zona hijau.
- Setelah Masa Waktu Tertentu: APAR biasanya memiliki masa pakai sekitar 5 hingga 10 tahun tergantung jenis dan kondisi tabung. Jika sudah mencapai masa pakai atau jika tabung menunjukkan tanda-tanda kerusakan, segera lakukan isi ulang atau penggantian.
-
Proses Isi Ulang APAR
- Pemeriksaan Awal: Sebelum melakukan pengisian ulang, pastikan tabung dalam keadaan baik dan tidak ada kerusakan pada katup, pin pengaman, atau segel. Juga periksa adanya kebocoran atau tanda-tanda korosi pada tabung.
- Pengisian Ulang oleh Teknisi Berlisensi: Isi ulang APAR hanya boleh dilakukan oleh teknisi berlisensi dan terlatih. Teknisi akan mengosongkan tabung, memeriksa komponen internalnya, membersihkannya, dan kemudian mengisi ulang dengan bahan pemadam yang sesuai.
- Jenis Bahan Pemadam: Tabung Dry Chemical Powder (DCP) diisi ulang dengan bubuk kimia yang dirancang untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Bahan yang biasa digunakan adalah sodium bicarbonate (NaHCO3), potassium bicarbonate (KHCO3), atau ammonium phosphate (NH4H2PO4).
- Pengujian dan Pemeriksaan Tekanan: Setelah pengisian ulang, teknisi akan memeriksa tekanan dalam tabung dengan menggunakan alat pengukur tekanan untuk memastikan bahwa tekanan berada pada level yang aman dan tabung siap di gunakan.
Untuk memastikan bahwa APAR berfungsi dengan optimal dan dapat digunakan dengan cepat dalam keadaan darurat, penting untuk melakukan perawatan rutin dan pemeriksaan berkala. Berikut adalah beberapa langkah perawatan yang perlu dilakukan:

-
Pemeriksaan Visual Rutin
- Cek Kondisi Tabung: Periksa tabung untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik seperti penyok, korosi, atau kebocoran. Jika ada tanda-tanda kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian.
- Posisi yang Tepat: Pastikan tabung ditempatkan di tempat yang mudah diakses, dalam posisi tegak, dan tidak terhalang oleh benda-benda lain.
- Cek Pin Pengaman dan Katup: Pastikan pin pengaman terpasang dengan baik dan katup tidak tersumbat. Katup harus dalam keadaan terkunci dan tidak ada kerusakan pada bagian sambungan atau segel.
-
Cek Indikator Tekanan
- Setiap tabung pemadam api dilengkapi dengan indikator tekanan yang menunjukkan apakah tabung berada dalam kondisi siap pakai. Periksa indikator tekanan secara rutin dan pastikan berada pada zona hijau. Jika indikator menunjukkan tekanan rendah atau tinggi, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan isi ulang tabung jika diperlukan.
-
Pengisian Ulang Secara Berkala
- Isi ulang tabung APAR secara berkala (minimal setiap 5 tahun) meskipun tidak digunakan, untuk memastikan bahan pemadam tetap tersedia dalam jumlah yang cukup. Jangan menunggu tabung habis digunakan untuk mengisi ulang.
-
Pembersihan dan Pemeliharaan Tabung
- Bersihkan Tabung Secara Berkala: Gunakan kain lembut dan kering untuk membersihkan debu atau kotoran yang menempel pada permukaan tabung. Hindari menggunakan bahan kimia keras yang dapat merusak cat atau lapisan pelindung pada tabung.
- Periksa Kebersihan dan Keadaan Area Penyimpanan: Pastikan area di sekitar tabung pemadam bersih dan tidak ada benda-benda yang menghalangi akses. Tempatkan tabung di area yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau kelembapan yang berlebihan.
-
Lakukan Pemeriksaan oleh Teknisi Terlatih
- Lakukan pemeriksaan menyeluruh oleh teknisi yang berlisensi setidaknya sekali setahun untuk memastikan bahwa semua bagian tabung berfungsi dengan baik. Teknisi akan melakukan pengujian fungsionalitas, pemeriksaan tekanan, dan pengisian ulang jika diperlukan.
Tabung Pemadam Api Ringan (APAR) memiliki berbagai ukuran dan jenis bahan pemadam sesuai dengan kebutuhannya di berbagai tempat. Setiap jenis dan ukuran tabung APAR memiliki kegunaan yang berbeda-beda tergantung pada jenis kebakaran yang dapat ditangani, serta lokasi di mana tabung tersebut akan ditempatkan. Isi ulang (refill) tabung APAR, terutama jenis Dry Chemical Powder (DCP), adalah proses penting untuk memastikan bahwa tabung selalu siap digunakan saat dibutuhkan.
Berikut adalah penjelasan tentang kegunaan dan penggunaan refill APAR di STARVVO berdasarkan berat isi tabung dan lokasi yang sesuai:
1. APAR dengan Berat Isi 1 kg – 2 kg
Kegunaan:
Ideal untuk Kebakaran Kecil: Tabung ini cocok untuk menangani kebakaran kecil di rumah tangga atau tempat dengan risiko kebakaran ringan. Biasanya, digunakan untuk kebakaran pada kelas A (bahan padat seperti kayu, kertas), kelas B (cairan mudah terbakar seperti bensin, minyak), dan kelas C (peralatan listrik).
Penggunaan & Lokasi Penempatan:
Dapur Rumah Tangga: Karena kebakaran sering terjadi di dapur (misalnya karena minyak panas atau peralatan listrik), tabung kecil ini sangat efektif untuk memadamkan kebakaran ringan seperti yang terjadi pada kompor gas atau alat rumah tangga lainnya.
Kendaraan Pribadi: Penempatan tabung 1 kg atau 2 kg di kendaraan sangat direkomendasikan untuk mengatasi kebakaran kecil yang mungkin terjadi akibat kecelakaan atau masalah mekanis di kendaraan.
Kamar Tidur: Untuk kebakaran kecil seperti akibat perangkat elektronik (misalnya kipas angin atau charger ponsel) di kamar tidur.
2. APAR dengan Berat Isi 3 kg – 4 kg
Kegunaan:
Kebakaran di Area Lebih Luas: Dengan kapasitas yang lebih besar, tabung 3 kg atau 4 kg cocok untuk kebakaran di area rumah atau kantor yang lebih luas. Tabung ini dapat digunakan untuk kebakaran kelas A, B, dan C, serta efektif untuk kebakaran yang melibatkan peralatan listrik.
Penggunaan & Lokasi Penempatan:
Ruang Dapur yang Lebih Besar (Restoran atau Dapur Komersial): Untuk dapur yang lebih besar, misalnya di restoran atau kantin, tabung dengan kapasitas 3 kg atau 4 kg dapat digunakan untuk kebakaran yang melibatkan minyak atau gas dalam jumlah besar.
Kantor Kecil atau Ruang Server: Cocok untuk kantor dengan peralatan elektronik atau ruang kecil yang rentan terhadap kebakaran. Tabung ini juga cukup efektif di ruang server kecil yang memiliki peralatan komputer dan elektronik lainnya.
Garasi atau Workshop: Tabung dengan kapasitas ini efektif untuk kebakaran yang bisa terjadi di garasi atau ruang bengkel, di mana ada risiko kebakaran akibat bahan kimia atau pelarut.
3. APAR dengan Berat Isi 5 kg – 6 kg
Kegunaan:
Kebakaran dengan Intensitas Sedang: Tabung dengan kapasitas 5 kg hingga 6 kg lebih efektif untuk kebakaran yang melibatkan bahan bakar cair dalam jumlah lebih besar (misalnya bahan kimia atau cairan mudah terbakar). Selain itu, tabung ini juga cocok untuk kebakaran di ruang yang lebih luas atau di area komersial.
Penggunaan & Lokasi Penempatan:
Perusahaan atau Gudang Kecil: Di lingkungan kantor yang lebih besar atau gudang kecil, tabung dengan kapasitas 5-6 kg cocok untuk memadamkan kebakaran yang mungkin melibatkan bahan mudah terbakar atau peralatan elektronik yang lebih besar.
Ruang Mesin atau Bengkel: Untuk area yang memiliki mesin besar atau aktivitas perbaikan kendaraan yang melibatkan bahan mudah terbakar, tabung ini sangat efektif untuk mengatasi kebakaran yang melibatkan cairan atau gas.
Lahan Pertanian atau Area Penyimpanan Bahan Kimia: Jika Anda memiliki area yang menyimpan bahan kimia atau cairan yang mudah terbakar, tabung 5 kg dapat digunakan dengan efektif untuk mengatasi kebakaran.
4. APAR dengan Berat Isi 9 kg – 12 kg
Kegunaan:
Kebakaran Besar atau Area Lebih Luas: Tabung dengan kapasitas ini lebih sering digunakan di lingkungan industri atau perkantoran yang lebih besar. Dengan daya jangkau yang lebih tinggi, tabung ini efektif dalam mengatasi kebakaran besar dan pada area yang lebih luas.
Penggunaan & Lokasi Penempatan:
Gudang atau Fasilitas Industri: Di gudang yang memiliki banyak bahan kimia atau di fasilitas produksi dengan mesin besar, tabung 9 kg hingga 12 kg sangat cocok untuk menangani kebakaran pada bahan kimia atau cairan mudah terbakar.
Kantor Besar atau Gedung Perkantoran: Tabung ini dapat digunakan di kantor besar dengan banyak peralatan elektronik, server, atau ruang dengan risiko kebakaran yang lebih tinggi karena banyaknya perangkat atau kabel listrik.
Ruang Komersial atau Pabrik: Area yang memiliki mesin besar, peralatan mekanik, atau stok bahan yang mudah terbakar akan lebih aman dengan tabung berkapasitas besar seperti ini, yang dapat menangani kebakaran lebih lama atau lebih luas.
5. APAR dengan Berat Isi 15 kg – 20 kg
Kegunaan:
Kebakaran Skala Industri dan Perusahaan Besar: Tabung dengan kapasitas lebih besar seperti ini digunakan untuk area yang memiliki potensi kebakaran lebih besar atau yang berisiko tinggi, seperti pabrik besar, area industri, dan fasilitas yang menyimpan banyak bahan berbahaya.
Penggunaan & Lokasi Penempatan:
Pabrik atau Industri: Di pabrik atau area industri yang memiliki peralatan besar, mesin berat, atau bahan kimia mudah terbakar dalam jumlah besar, tabung dengan kapasitas 15-20 kg sangat efektif untuk mengatasi kebakaran besar.
Gudang Penyimpanan Bahan Kimia: Untuk gudang yang menyimpan bahan kimia atau cairan yang mudah terbakar, tabung besar ini dapat memberikan perlindungan yang lebih lama dan lebih efektif.
Area Produksi: Tempat-tempat yang memiliki banyak mesin atau proses yang menghasilkan panas dan berisiko tinggi terjadinya kebakaran.

Kesimpulan
Perawatan dan isi ulang APAR (fire extinguisher) sangat penting untuk memastikan alat ini berfungsi dengan baik dalam situasi darurat. Isi ulang tabung harus dilakukan oleh teknisi berlisensi, dan pemeriksaan rutin harus dilakukan untuk memeriksa kondisi fisik tabung, tekanan, serta bahan pemadam di dalamnya. Dengan melakukan perawatan yang benar, APAR Anda akan selalu siap digunakan kapan saja untuk melindungi keselamatan Anda dan orang lain dari bahaya kebakaran, Ingat, perawatan yang baik dapat meningkatkan usia pakai APAR dan memberikan perlindungan maksimal saat dibutuhkan.
Pemilihan kapasitas tabung APAR yang tepat tergantung pada jenis dan ukuran area yang akan dilindungi, serta risiko kebakaran yang ada di tempat tersebut. Tabung dengan berat lebih kecil seperti 1-2 kg cocok untuk kebakaran rumah tangga, kendaraan, atau area kecil lainnya. Sementara tabung dengan kapasitas 9-20 kg lebih cocok untuk industri, pabrik, dan area komersial dengan risiko kebakaran yang lebih tinggi.
Isi ulang (refill) tabung APAR juga harus dilakukan secara rutin untuk memastikan alat ini selalu siap digunakan. Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan berkala pada indikator tekanan, segel, dan kondisi fisik tabung agar tidak terjadi kerusakan yang bisa mengurangi efektivitas tabung dalam situasi darurat.

